Tujuan Allah menciptakan manusia yang terkakhir adalah agar manusia senantiasa mengetahui maha kuasanya Allah SWT. Ini meliputi pemahaman bahwa seluruh alam semesta, termasuk bumi, tata surya dan sesisnya terbentuk atas kuasa Allah SWT. Hal tersebut telah dijelaskan dalam QS at-Thalaq: 12 yang berbunyi:
Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). 2. Al-Ma’idah: 17 ”Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” 3. Q.S. ali-Imran: 26
Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (29)) (Surah Ali Imran) dan (Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi) (Surah Thaha: 7) serta ayat-ayat yang menyatakan hal ini banyak sekali. Di sini Allah memberitahukan bahwa Dia memiliki pengetahuan yang sempurna, dan Dia akan menghisab hal tersebut.
Artinya: "Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS An-Nur (24) Ayat 45)
Artinya: "Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap. Masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Dia menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." Sifat Malaikat
Surat Al-'Ankabut Ayat 20. Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ingin rezeki berlimpah dengan berkah?
Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” (QS.Al-Araf : 54). 2. Huduts: Artinya Ada yang mendahului Hudust berarti ada yang mendahului, merupakan lawan kata dari qidam. Tidak mungkin ada yang mendahului keberadaan Allah Azza wa Jalla. Dialah yang menciptakan alam semesta beserta isinya.
Al Muqtadir artinya sangatlah mulia sebagai salah satu sifat Allah, yakni Maha Berkuasa dan Menentukan. Seperti telah diketahui, Asmaul Husna memiliki 99 sifat mulia salah satunya adalah Al Muqtadir. Dalam Asmaul Husna itu sendiri, Al Muqtadir menempati urutan ke-70 dari keseluruhan Asmaul Husna. Nama ini juga tercantum dalam Al Quran dan wajib
Dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa Allah memiliki kekuasaan dan kuasa untuk membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. Namun, perlu diingat bahwa pemahaman terhadap dalil-dalil ini harus dilihat dalam konteks keseluruhan ajaran Islam dan dengan bimbingan dari ulama yang kompeten.
Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu wahai manusia, dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai penggantimu). Dan adalah Allah Maha Kuasa berbuat demikian. Bersandar pada panca indera; Allah SWT telah memperintahkan kita untuk hanya bersandar pada Allah SWT. Tertulis dalam Quran surah Al-Baqarah ayat 55:
ekl1.