BangsaIndonesia dari aspek sosial budaya adalah beragam, dari segi wilayah bercorak nusantara dipandang sebagai suatu kesatuan yang utuh. Dadalam bahasa GBHN disebutkan bahwa hakekat wawasan nusantara adalah diwujudkan dengan menyatakan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi, politik, sosial budaya dan pertahanan keamanan. WawasanNusantara - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia . Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut, dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. DalamGBHN disebutkan bahwa hakikat Wawasan Nusantara diwujudkan dengan menyatakan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Asas Jika asas Wawasan Nusantara diabaikan, komponen pembentuk kesepakatan bersama akan melanggar kesepakatan bersama tersebut yang berarti tercerai berainya PerwujudanKepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Sosial dan Budaya, dalam arti : a. Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu, perikehidupan bangsa harus merupakan kehidupan bangsa yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang, serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan tingkat kemajuan Kehidupanperekonomian di seluruh wilayah Nusantara. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu Kesatuan Ekonomi, dalam arti ? Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu, perikehidupan bangsa harus maju. Bahwa budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satsa. Bahwa kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu Kesatuan Bahwaseluruh kepulauan nusantara merupakan kesatuan hukum dalam arti bahwa hanya ada satu hukum yang mengabdi kepada kepentingan nasional. Pada arus globalisasi dan juga pada krisis pademi yang terjadi di indonesia, wawasan nusantara sebagai konsep politik di indonesia juga terwujud dimana batas, kedaulatan, dan kekuatan dari sebuah negara Fungsiwawasan nusantara dapat dikelompokkan dalam 4 kategori, yaitu: 1. Sebagai Wawasan Pembangunan Wawasan nusantara memiliki fungsi dalam pembangunan Indonesia. Beberapa unsur di dalamnya termasuk sosial politik, kesatuan politik, pertahanan dan keamanan negara, serta ekonomi dan sosial ekonomi. 2. Sebagai Konsep Ketahanan Nasional sebagainegara kepulauan dengan semua aspek kehidupan 2. Wawasan nusantara menurut GBHN 1998, adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 3. Wawasan nusantara menurut Kelompok Kerja Wawasan Dengankata lain, hakikat Wawasan Nusantara adalah "persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Dalam GBHN disebutkan bahwa hakikat Wawasan Nusantara diwujudkan dengan menyatakan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. 3. Asas Wawasan Nusantara SedangkanGaris Besar Haluan Negara (GBHN) menjelaskan jika SljvHT. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Nama Wanda Chofifah AndrianaNIM 211420000537Prodi Perbankan Syariah Dosen pengampu Dr. Wahidullah, Universitas Islam Nahdlatul Ulama JeparaHubungan dan Perwujudan Wawasan Nusantara dan Geopolitik di IndonesiaPendahuluanPedoman bagi proses pembangunan nasional menuju keinginan yang ingin dicapai bangsa indonesia merupakan pemahaman mengenai wawasan Nusantara. Sedangkan Ilmu geopolitik adalah pengetahuan yang mempelajari tentang potensi yang dimiliki bangsa atas dasar identitas dan merupakan kekuatan serta kemampuan untuk ketahanan nasional. Geopolitik indonesia diartikan dengan istilah sebagai penerapan wawasan nusantara yang berorientasi pada tujuan semua rakyat dan wilayah Indonesia secara utuh dan menyeluruh agar terciptanya ketahanan nasional. Wawasan Nusantara dan geopolitik memiliki keterkaitan antara satu sama lain, di mana antara wawasan nusantara dan geopolitik memiliki hubungan. Keterkaitan wawasan nusantara dengan geopolitik yaitu geopolitik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pemikiran dan perilaku bangsa Indonesia terhadap bangsa Indonesia yang majemuk yang menjadikannya sebagai satu kesatuan dari aspek geografis wilayahan. Paham geopolitik bangsa Indonesia tersusun dalam konsepsi wawasan nusantara. Bagi bangsa Indonesia, geopolitik merupakan pandangan baru dalam mem-pertimbangkan faktor-faktor geografis wilayah negara untuk mencapai tujuan nasionalnya. Geopolitik dalam negara indonesia adalah kebijakan dalam rangka mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan keuntungan letak geografis negara berdasarkan pengetahuan ilmiah tentang kondisi geografis tersebutPembahasanPengertian Wawancara Nusantara Sebagai Pandangan Geopolitik Bangsa Indonesia Wawasan nusantara secara etimologi berasal dari bahasa Jawa yaitu "wawas" yang artinya pandangan, tinjauan, pengetahuan, dan kata “Nusa” yang memiliki arti pulau atau kepulauan dan “antara” yang berarti menunjukkan letak antara dua unsur. sehingga diartikan sebagai kesatuan kepulauan yang terletak antara dua benua dan dua samudra. Pada hakikat wawasan nusantara memandang bahwa bangsa Indonesia dengan nusantara merupakan satu kesatuan yang utuh. Jadi, hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan dan kesatuan wilayah nasional. Dengan kata lain, adalah persatuan bangsa dan kesatuan wilayah, dalam GBHN disebutkan bahwa hakikat wawasan nusantara terbentuk dengan menyatakan bahwa kepualauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Wawasan nusantara dapat diartikan sebagai cara pemikiran terhadap bangsa dengan tujuan yang diwujudkan dengan mengutamakan kepentingan nasional dibandingkan kepentingan pribadi maupun kelompok atau golongan lainnya. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan. Visi tersebut sesuai dengan konsep wawasan nusantara yaitu menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh. Wawasan Nusantara memiliki ajaran yang mendasar yang di mana ajaran tersebut perlu kita ketahui. Geopolitik berasal dari kata "ego" atau bumi dan politik yang berarti kekuatan. Geopolitik didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan dasar dalam menentukan alternatif kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan nasional. Ilmu geopolitik adalah pengetahuan yang mempelajari tentang potensi yang dimiliki oleh suatu bangsa atas dasar jati dirinya dan merupakan kekuatan serta kemampuan untuk ketahanan nasional. Dalam hakikat geopolitik adalah mengajarkan seluruh bangsa indonesia agar dapat selalu menciptakan persatuan bangsa dan keutuhan wilayah negara kesatuan reprublik indonesia. Selain itu juga berdasarkan semangat bhinneka tunggal ika dalam sebuah kesetaraan, keadilan, dan kebersamaan, serta kepentingan nasional. Bangsa Indonesia merumuskan suatu landasan visional dalam membina dan menyelenggarakan kehidupan nasional, hal tersebut dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjamin persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang menjadi cara pandang bangsa Indonesia tentang dirinya dan lingkungannya. Landasan visional ini dikenal dengan istilah wawasan kebangsaan atau wawasan nasional dan diberi nama wawasan nusantara. Wawasan nusantara adalah geopolitik Indonesia, yang diberi pengertian sebagai pemikiran dan perilaku bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Hubungan Wawasan Nusantara Dan Geopolitik Di Indonesia Wawasan nusantara dan geopolitik merupakan satu keterkaitan, di mana antara wawasan nusantara dan geopolitik memiliki keterkaitan atau hubungan. Geopolitik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi cara berpikir dan perilaku bangsa Indonesia terhadap keseluruhan bangsa Indonesia yang majemuk dan menjadikannya sebagai satu kesatuan dari aspek geografis/kewilayahan, hal tersebut merupakan hubungan dari geopolitik dengan wawasan Nusantara. Sebagai wawasan nasional dari bangsa Indonesia, maka geografis Indonesia yang terdiri dari daratan, laut, dan udara yang dipandang sebagi ruang lingkup lebensraum yang satu atau utuh. Wawasan nusantara sebagai wawasan nasionalnya bangsa Indonesia diciptakan atas pandangan geopolitik bangsa. Pandangan bangsa Indonesia didasarkan pada tatanan lingkungan tempat tinggalnya yang menghasilkan konsepsi wawasan nusantara. sehingga, dapat dipahami bahwa wawasan Nusantara merupakan penerapan dari teori geopolitik bangsa Indonesia. Hubungannya wawasan Nusantara dengan kepentingan nasional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional supaya mengarah kepada tujuan nasional perlu adanya suatu prinsip dan pedoman yang kuat berupa konsep wawasan nusantara. Sehingga, mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional. Salah satu hubungan dengan kepentingan nasional Indonesia adalah bagaimana menjadikan bangsa dan wilayah ini senantiasa menjadi satu dan utuh. Kepentingan nasional itu merupakan turunan lanjut dari cita-cita nasional, tujuan nasional maupun visi nasional. Dalam pembukaan UUD 1945 alinea II yang menyebutkan tujuan nasional, menjelaskan tujuan tersebut yaitu untuk mewujudkan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Suatu landasan dan pedoman yang kuat berupa konsepsi wawasan nasional untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional dalam pelaksanaan kehidupan nasional agar tetap mengarah pada pencapaian tujuan nasional. Ada dua hal tujuan wawasan Nusantara,yaitu sebagai berikutTujuan ke dalam, yaitu mewujudkan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional, yaitu politik,ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan ke luar, yaitu terjaminya kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah, dan ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial serta mengembangkan suatu kerja sama dan saling dalam hubungan wawasan nusantara juga terdapat latar belakang sebagai bangsa Indonesia memandang diri dengan lingkungan sekitar sebagai salah satu kesatuan yang utuh, faktor yang mempengaruhi tumbuhnya wawasan nusantara yaituAspek historis adalah aspek berkaitan dengan kehidupan seseorang bisa dilihat dari riwayat hidup geografis dan sosial budaya merupakan bangsa negara dengan wilayah yang memiliki posisi unik serta bangsa yang hetoregen. Menjadikan bangsa yang satu dan utuh merupakan hasil dari keunikan dan geopolitik dan kepentingan nasional sebagai negara yang berkepulauan dan memiliki kepentingan dalam mempertahankan keutuhan Wawasan Nusantara Sebagai Konsep Geopolitik Di Indonesia Berdasarkan wawasan nusantara sebagai konsep geopolitik, bangsa Indonesia beranggapan bahwa laut yang dimilikinya merupakan sarana penghubung pulau, bukan pemisah. Pulau-pulau yang tersebar secara terpisah di Indonesia tetap merupakan satu kesatuan unit. Sehingga, walaupun terpisah pisah, bangsa Indonesia tetap menganggap negaranya sebagai satu kesatuan utuh yang terdiri dari "tanah" dan "air", sehingga lazim disebut sebagai "tanah air". Dalam perwujudan tanah air sebagai satu kesatuan merupakan dianggap sudah sesuai dengan aspirasi dari falsafah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara yang mencakup politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan merupakan arti dari wawasan Nusantara dalam pandangan geopolitik bangsa Indonesia. Mengingat bentuk dan letak geografis Indonesia yang merupakan suatu wilayah lautan dengan pulau-pulau di dalamnya, dan mempunyai letak equatorial serta segala sifat dan corak khasnya. Maka kepentingan pertahanan keamanan negara harus ditegakkan dalam perwujudan nyata dari wawasan Nusantara. Dalam memenuhi tuntutan perkembangan dunia, maka seluruh potensi pertahanan keamanan negara haruslah seawal mungkin diatur menjadi suatu kekuatan yang utuh dan menyeluruh. Kesatuan pertahanan keamanan negara mengandung arti bahwa ancaman terhadap sebagian wilayah mana pun pada hakekatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan bangsa Indonesia, geopolitik merupakan pertimbangkan faktor geografis wilayah negara untuk mencapai tujuan nasionalnya dengan pandangan baru. Geopolitik bagi indonesia adalah kebijakan dalam rangka mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan keuntungan letak geografis Negara berdasarkan pengetahuan ilmiah tentang kondisi geografis tersebut. Secara geografis, Indonesia memiliki ciri khas, yakni diapit dua samudera dan dua benua serta terletak di bawah orbit Geostationary Satellite Orbit GSO. Dan Indonesia bisa disebut sebagai negara maritim. Hal tersebut tertuang secara yuridis formal dalam Pasal 25A UUD 1945 Amandemen IV. Atas dasar itulah Indonesia mengembangkan paham geopolitik nasionalnya, yaitu wawasan nusantara. Secara historis, wilayah Indonesia sebelumnya adalah wilayah bekas jajahan belanda yang dulunya disebut hindia belanda. Berdasarkan geografis wilayah dan sejarah inilah, wilayah Indonesia beserta apa yang ada di dalamnya dipandang sebagai satu kesatuan. Pandangan atau Wawasan nasional Indonesia ini dinamakan Wawasan perwujudan wawasan Nusantara sebagai konsep geopolitik antara lain sebagai kebutuhan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, sebagai suatu tempat kehidupan dan kesatuan seluruh bangsa indonesia, serta menjadi modal dan milik bersama bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah, memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad di dalam mencapai cita-cita Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa. dan negara, yang melandasi, membimbing dan mengarahkan bangsa menuju seluruh kepulauan nusantara merupakan kesatuan hukum dalam arti bahwa hanya ada satu hukum yang mengabdi kepada kepentingan arus globalisasi dan juga pada krisis pademi yang terjadi di indonesia, wawasan nusantara sebagai konsep politik di indonesia juga terwujud dimana batas, kedaulatan, dan kekuatan dari sebuah negara secara nyata berhadapan dengan kepentingan politik dunia. Dengan demikian begitu pentingnya konsep geopolitik sebagai wawsan nusantara agar ikut andil dalam penguatan ketahanan nasional diera pandami saat ini. Pendidikan tinggi menjadi media strategis untuk mentransformasikan geopolitik terhadap kemampuan warga negara sebagaimana mahasiswa yang berperan dalam agen perubahan bagi negara PUSTAKABuku 1 2 Lihat Sosbud Selengkapnya Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia Mapel PKn kelas 10 SMA/MA - Hai adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan baik saja. Salam sejahtera Anak anakku sekalian, Selamat yah Kalian telah menyelesaikan pembelajaran pada Modul 2. Kini Kalian dapat mempelajari Modul 3 yang merupakan Modul terakhir di semester genap Tahun Pelajaran ini. Jangan lupa untuk selalu berdo’a kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga Kita selalu diberikan Kesehatan dan keberkahan oleh-Nya. Untuk kegiatan Pembelajaran 1 pada Modul 3, Kalian akan mempelajari materi tentang “Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia” A. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan Kalian dapat memahami konsepsi wawasan nusantara sebagai Stu kesatuan Geopilitik Indonesia, ditinjau dari asas, keudukan, fungsi dan tujuan wawasan nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia B. Uraian Materi Secara etimologis, Wawasan Nusantara berasal dari kata Wawasan dan Nusantara. Wawasan berasal dari kata Wawas bahasa jawa yang berarti pandangan, tinjauan dan penglihatan indrawi. Jadi wawasan adalah pandangan, tinjauan, penglihatan, tanggap indrawi. Wawasan berarti pula cara pandang dan cara melihat. Nusantara berasal dari kata nusa dan antara. Nusa artinya pulau atau kesatuan kepulauan. Antara artinya menunjukkan letak antara dua unsur. Wawasan Nusantara - Nusantara adalah kesatuan kepulauan yang terletak antara dua benua, ian yaitu benua Asia dan Australia, dan dua samudra, yaitu samudra Hindia dan Pasifik. Berdasarkan pengertian modern, kata “nusantara” digunakan sebagai pengganti nama Indonesia. Wawasan Nusantara pada dasarnya adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik IndonesiaMateri Aspek Trigatra dan Pancagatra Wawasan NusantaraMateri Peran Warga Negara Dalam Mendukung Implementasi Wawasan NusantaraSoal Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik IndonesiaWawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia, adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonnesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Berikut beberapa pengertian wawasan nusantara, diantaranya adalah 1. Menurut Wan Usman, “Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai Negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.” 2. Menurut GBHN 1998, Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 3. Menurut kelompok kerja Wawasan Nusantara untuk diusulkan menjadi tap. MPR, yang dibuat Lemhannas tahun 1999, yaitu “cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehipan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.” Berdasarkan beberapa pengertian diatas, secara sederhana wawasan nusantara berarti cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya. Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Nasional Indonesia pada hakikatnya merupakan perwujudan dari kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan HANKAM. Sebagai Wawasan nasional Indonesia, Sumber Wawasan Nusantara merupakan pencerminan dari Kepentingan yang sama, tujuan yang sama terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuamn wilayah Indonesia. Dengan kata lain sebagai wawasan nasionalnya Wawasan Nusantara menjadi pola yang mendasari cara berfikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menangani permasalahan yang menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hakikat dan Asas Wawasan NusantaraPada hakikatnya Wawasan Nusantara adalah keutuhan nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Hal tersebut berarti bahwa setiap warga masyarakat dan aparatur negara harus berpikir, bersikap, dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Demikian juga produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia tanpa menghilangkan kepentingan lainnya, seperti kepentingan daerah, golongan, dan perorangan. Bangsa Indonesia dengan Wawasan Nusantaranya merupakan satu kesatuan. Jadi, hakikat Wawasan Nusantara adalah keutuhan dan kesatuan wilayah nasional. Dengan kata lain, hakikat Wawasan Nusantara adalah “persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Dalam GBHN disebutkan bahwa hakikat Wawasan Nusantara diwujudkan dengan menyatakan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan atau kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara, dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia terhadap kesepakatan bersama. Jika asas Wawasan Nusantara diabaikan, komponen pembentuk kesepakatan bersama akan melanggar kesepakatan bersama tersebut yang berarti tercerai berainya bangsa dan negara Indonesia. Adapun, asas wawasan nusantara tersebut adalah sebagai berikut. Kepentingan yang sama. Ketika menegakkan dan merebut kemerdekaan, kepentingan bersama bangsa Indonesia adalah menghadapi penjajah secara fisik dari bangsa lain. Sekarang, bangsa Indonesia harus menghadapi penjajahan yang berbeda. Misalnya, dengan cara “adu domba” dan “memecah belah” bangsa dengan menggunakan dalih HAM, demokrasi, dan lingkungan hidup. Padahal, tujuan kepentingannya sama yaitu tercapainya kesejahteraan dan rasa aman yang lebih baik daripada sebelumnya. Keadilan. Kesesuaian pembagian hasil dengan adil, jerih payah, dan kegiatan baik perorangan, golongan, kelompok maupun daerah. Kejujuran. Keberanian berpikir, berkata, dan bertindak sesuai realita serta ketentuan yang benar biar pun realita atau ketentuan itu pahit dan kurang enak didengarnya. Demi kebenaran dan kemajuan bangsa dan negara, hal itu harus dilakukan. Solidaritas. Diperlukan kerja sama, mau memberi, dan berkorban bagi orang lain tanpa meninggalkan ciri dan karakter budaya masing-masing. Kerja sama. Adanya koordinasi, saling pengertian yang didasarkan atas kesetaraan sehingga kerja kelompok, baik kelompok kecil maupun besar dapat mencapai sinergi yang lebih baik. Kesetiaan terhadap kesepakatan bersama untuk menjadi bangsa dan mendirikan Negara Indonesia yang dimulai, dicetuskan, dan dirintis oleh Boedi Oetomo Tahun 1908, Sumpah Pemuda Tahun 1928, dan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Kesetiaan terhadap kesepakatan ini sangat penting dan menjadi tonggak utama terciptanya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. Jika kesetiaan ini goyah, dapat dipastikan persatuan dan kesatuan akan hancur berantakan. Kedudukan, Fungsi, Tujuan Wawasan NusantaraWawasan Nusantara berkedudukan sebagai visi bangsa. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan. Visi bangsa Indonesia sesuai dengan konsep Wawasan Nusantara adalah menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula. Kedudukan Wawasan Nusantara sebagai salah satu konsepsi ketatanegaran Republik Indonesia. Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik IndonesiaMateri Aspek Trigatra dan Pancagatra Wawasan NusantaraMateri Peran Warga Negara Dalam Mendukung Implementasi Wawasan NusantaraSoal Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia1. Kedudukan Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat Indonesia agar tidak terjadi penyesatan atau penyimpangan dalam upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian, Wawasan Nusantara menjadi landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. 2. Fungsi Wawasan Nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta ramburambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 3. Tujuan Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok golongan, suku bangsa atau daerah. Kepentingankepentingan tersebut tetap dihormati, diakui, dan dipenuhi selama tidak bertentangan dengan kepentingan nasional atau kepentingan masyarakat. Nasionalisme yang tinggi disegala bidang demi tercapainya tujuan nasional tersebut merupakan pancaran dari makin meningkatnya rasa, paham, dan semangat kebangsaan dalam jiwa bangsa Indonesia sebagai hasil pemahaman dan penghayatan Wawasan Nusantara. C. Rangkuman Berdasarkan uraian materi diatas, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut Wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia, adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonnesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan atau kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara, dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia terhadap kesepakatan bersama Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat Indonesia agar tidak terjadi penyesatan atau penyimpangan dalam upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Wawasan Nusantara menjadi landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. D. Latihan Soal Untuk mengukur sejauh mana tingkat penguasaan materi dalam Modul ini, Silahkan Kalian menjawab Latihan soal berikut ini! Pilihlah salah satu jawaban yang merupakan Jawaban yang paling Benar 1. Secara etimologis kata geopolitik terbentuk dari dua kata yaitu geo yang berarti planet bumi dan politik yang berarti Segala sesuatu yang berhubungan dengan ..... A. kekuasaan partai politik dalam menyelenggrakan pemerintahan B. partai politik, kelompok kepentingan dan kekuasaan pemerintah C. sejarah, ilmu sosial dan politik yang berkaitan dengan negara lain D. wilayah negara dan batas-batas wilayah negara dengan negara lain E. ketatanegaraan mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain. 2. Pada hakikat konsepsi wawasan nusantara bagi bangsa Indonesia adalah...... A. Kesatuan dan keutuhan TNI dan POLRI sebagai pelindung masyarakat B. Kesatuan rakyat dan pemerintah dalam mencapai tujuan bangsa dan negara C. Kesatuan aspek politik dan sosial budaya yang mencerminkan keragaman bangsa D. Keutuhan nusantara yang meliputi wilayah darat, laut dan udara dalam negara RI E. Keutuhan nusantara yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 3. “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,… Pernyataan yang menggambarkan tujuan ekstern wawasan Nusantara adalah…. A. mencerdaskan kehidupan bangsa dengan meningkarkan kualitas Pendidikan nasional B. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dalam wilayah NKRI C. memajukan kesejahteraan umum, khususnya masyarakat yang kurang mampu dan masyarakat tradisonal D. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial E. kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara dalam mencapai tujuan pembangunan 4. Wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan ramburambu dalam rangka menentukan .... A. arah dan tujuan negara dalam berhubungan dengan negara lain B. kebijakan yang berkaitan dengan bidang politik dan sosial budaya C. kebijakan yang berhubungan dengan penentuan politik luar negeri D. yang berkaitan dengan hubungan anatara pemerintah pusat dan daerah E. segala kebijakan, keputusan, bagi penyelanggaran negara di pusat dan daerah Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik IndonesiaMateri Aspek Trigatra dan Pancagatra Wawasan NusantaraMateri Peran Warga Negara Dalam Mendukung Implementasi Wawasan NusantaraSoal Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia5. Negara yang wilayahnya diapit oleh dua negara besar atau adikuasa sehingga terjadi pengaruh politik atas kebijakan kedua negara adikuasa itu disebut negara.... A. Daratan B. Posibilitis C. Determinis D. Kepulauan E. Probabilitas 6. Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang bangsa, negara dan wilayah yang meliputi darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan di berbagai kehidupan untuk mencapai tujuan nasional. Berdasarkan ilustrasi tersebut dapat disimpulkan bahwa pentingnya wawasan nusantara adalah dalam rangka .... A. untuk memotivasi para penyelenggara negara dalam pelaksanaan pemerintahan B. motivasi dan menjadi pedoman bagi pemerintah dalam membuat kebijakan negara C. mewujudkan rasa nasionalisme/patriotisme agar pembagunan dapat berjalan lancar D. mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara demi keutuhan bangsa dan negara E. mengamankan kepentingan nasional dalam hubungan dan kerjasama antar bangsa bangsa di dunia 7. Pada hakikatnya wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Dengan demikian Fungsi wawasan nusantara adalah… A. Mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945. B. Pedoman dalam mewujudkan tujuan nasional sebagaimana terdapat dalam pembukaan UUD Negara RI tahun 1945 C. Pedoman untuk mengadakan hubungan antar bangsa berlandaskan persamaan kedudukan senagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. D. Mewujudkaan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasonal daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa dan daerah. E. Pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbatan bagi enyelenggara Negara di tingkat pusat dan daerah bagi seluruh rayat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 8. Azas wawasan nusantara yang menyatakan bahwa adanya kesuaian pembagian hasil dengan adil jerih payah dan kegiatan baik perorangan, golongan, kelompok maupun daerah adalah… A. Keadilan B. Kejujuran C. Solidaritas D. Kerja sama E. Kesetiaan 9. Keutuhan nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional pada dasarnya adalah …. A. Asas wawasan nusantara B. Fungsi wawasan nusantara C. Hakikat wawasan nusantara D. Pengertian wawasan nusantara E. Pentingnya wawasan nusantara 10. Pada dasarnya bangsa Indonesia memandang diri dan lingkungannya yang serba seragam dan bernilai startegis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan, dengan tujuan …. A. mencapai tujuan nasional sebagaimana terdapat dalam pembukaan UUD Negara RI tahun 1945 alinea ke 4 B. mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945. C. menjalin hubungan antar bangsa berlandaskan persamaan kedudukan sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat D. mewujudkaan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasonal E. menentukan segala kebijakan, keputusan tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara baik di tingkat pusat dan daerah KUNCI JAWABAN Untuk melihat berapa benar dan Nilai dari Latihan Soal yang telah Kalian kerjakan. Silahkan Kalian Cocokkan Jawaban Kalian dengan Kunci Jawaban berikut ! Kunci Jawaban 1. E 2. E 3. D 4. E 5. C 6. B 7. E 8. A 9. C 10. B Pembahasan 1. Secara etimologis kata geopolitik terbentuk dari dua kata yaitu geo yang berarti planet bumi dan politik yang berarti Segala sesuatu yang berhubungan dengan Keutuhan nusantara yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 2. ada hakikat konsepsi wawasan nusantara bagi bangsa Indonesia adalah Keutuhan nusantara yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 3. “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,… Pernyataan yang menggambarkan tujuan ekstern wawasan Nusantara adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial 4. Wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan ramburambu dalam rangka menentukan segala kebijakan, keputusan, bagi penyelanggaran negara di pusat dan daerah 5. Negara kepulauan adalah Negara yang wilayahnya diapit oleh dua negara besar atau adikuasa sehingga terjadi pengaruh politik atas kebijakan kedua negara adikuasa itu 6. Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang bangsa, negara dan wilayah yang meliputi darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan di berbagai kehidupan untuk mencapai tujuan nasional. pentingnya wawasan nusantara adalah dalam rangka motivasi dan menjadi pedoman bagi pemerintah dalam membuat kebijakan negara 7. Pada hakikatnya wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Dengan demikian Fungsi wawasan nusantara adala Pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbatan bagi enyelenggara Negara di tingkat pusat dan daerah bagi seluruh rayat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 8. Keadilan adalah Azas wawasan nusantara yang menyatakan bahwa adanya kesuaian pembagian hasil dengan adil jerih payah dan kegiatan baik perorangan, golongan, kelompok maupun daerah 9. Hakikat wawasan nusantara adalah, Keutuhan nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 10. Pada dasarnya bangsa Indonesia memandang diri dan lingkungannya yang serba seragam dan bernilai startegis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan, dengan tujuan mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945 E. Penilaian Diri Setelah Kalian mempelajari materi Modul ini, Silahkan Kalian mengisi kolom pada tabel 1. Penilaian Diri tentang Sikap, keterampilan dan Pemahaman Kalian terhadap Materi Modul ini Catatan ➢ Berilah tanda check √ pada Kolom YA tau TIDAK ➢ Dalam mengisi tabel mohon dilakukan dengan tanggungjawab dan penuh kejujuran. ➢ Jika Jawaban Kalian cenderung menjawab “YA”, Kalian dapat melanjutkan pembelajaran ke Modul selanjutnya dan sebaliknya jia Jawaban dominan “TIDAK”, Kalian dapat melakukan Pembelajaran Ulang review pada materi pembelajaran 2 Tabel 1. Penilaian Diri tentang Sikap, Keterampilan dan Pemahaman Materi Pencarian yang paling banyak dicariwawasan nusantara sebagai geopolitik indonesia pdfcontoh wawasan nusantara sebagai geopolitik indonesiamakalah wawasan nusantara sebagai geopolitik indonesiacontoh kasus wawasan nusantara sebagai geopolitik indonesialatar belakang wawasan nusantarawawasan nusantara sebagai geopolitik indonesia pptpenerapan geopolitik indonesiacontoh penerapan geopolitik di indonesiapdf, 2018,2019,2020,2021,2022 › Opini›Negara Kepulauan dan Benua... Semangat Deklarasi Djoenda 13 Desember 1957 perlu terus dibangkitkan. Jangan sampai urusan Kelautan yang besar ini terdegradasi hanya pada soal alat tangkap cantrang saja, apalagi hanya soal urusan ekspor benur lobster. KOMPAS/PANDU WIYOGA Tokoh nelayan Natuna, Rodhial Huda, di rumahnya di Natuna, Kepulauan Riau, saat menunjukkan lokasi zona ekonomi eksklusif Indonesia yang dinamakan Laut Natuna Utara, Kamis 9/1/2020. Ia meminta pemerintah segera membentuk kesatuan penjaga pantai untuk menindak kapal asing pencuri itu, hari Jumat 13 Desember 1957, di Jakarta, berlangsung Sidang Dewan Menteri, dipimpin Perdana Menteri, Djoeanda, membahas soal perairan negara Republik Indonesia, untuk dibawa ke Sidang Hukum Laut Internasional ke-I , UNCLOS-I, April, 1958, di Jenewa, sidang dewan menteri tadi, diputuskan”Penentuan Batas Lautan territorial, yang lebarnya 12 mil, diukur dari garis yang menghubungkan titik-titik ujung terluar pada pulau-pulau Negara Indonesia”. Dengan menghubungkan titik-titik ujung terluar pulau- pulau tadi maka wilayah kepulauan Nusantara, tanah air Indonesia, menjadi suatu wilayah yang utuh dan terintegrasi. Inilah yang kemudian dikenal sebagai Deklarasi Djoeanda. Selama dua puluh lima tahun, para ahli hukum laut dan para diplomat Indonesia, dimotori Profesor Mochtar Kusumaatmadja, berupaya untuk meng-goal kan Deklarasi Djoeanda pada pertemuan-pertemuan yang membahas tentang hukum laut Internasional ini. Baru pada Sidang Hukum Laut International ketiga, 3rd United Nations Convention on Law of the Seas 3rd UNCLOS di Jamaica , 10 Desember 1982, UNCLOS ditetapkan dan mulai berlaku pada November Negara Kesatuan the archipelagic state concept yang diusung Indonesia, diakui dan ditetapkan dalam Negara Kepulauan the archipelagic state concept yang diusung Indonesia, diakui dan ditetapkan dalam UNCLOS. Berarti, tanpa satu letusan peluru dan tanpa satu tetespun darah mengalir maka luas wilayah Indonesia bertambah seluas juta kilometer persegi, terdiri juta kilometer persegi laut teritorial dan juta kilometer persegi zona ekonomi eksklusif Indonesia ZEEI.Ditambah lagi, apabila Indonesia dapat membuktikan secara ilmiah lapisan batuan sedimen menerus sampai 350 mil menjorok ke laut, maka Indonesia berhak pula untuk meng-klaim wilayah landas kontinen hingga 350 UNCLOS 1982, Kapal-kapal asing masih boleh lewat secara bebas free passage di perairan kepulauan Indonesia melalui tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia ALKI berarah Utara-Selatan, yaitu ALKI-I yang melewati Selat Sunda, ALKI-II yang melewati Selat Makassar – Selat Lombok, dan ALKI-III yang melewati H PRABOWO Presiden Joko Widodo meninjau kesiagaan kapal perang KRI Usman Harun 359 di Pelabuhan Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu 8/1/2020. Di depan KRI Usman Harun, Presiden menyampaikan bahwa kunjungannya ke tempat tersebut guna memastikan penegakan hak berdaulat negara atas kekayaan sumber daya laut di zona ekonomi eksklusif persiapan 12 Tahun, sejak 1982, hingga resmi UNCLOS’82 diberlakukan. Indonesia segera meratifikasi UNLCOS melalui UU No. 17/ Tentang Pengesahan Konvensi Hukum Laut 1982. Kemudian, sarana dan prasarana keselamatan dan keamanan navigasi di selat-selat ALKI, termasuk radar-radar pantai, skadron pesawat Intai Strategis TNI AU, dilengkapi sensor Side-Looking Airborne Multimission Radar SLAMR disiapkan guna kegiatan patroli maritim hingga ZEEI. Sampai tahun 2020 ini, sudah 158 negara mengakui UNCLOS 1982 dan Indonesia diakui sebagai negara kepulauan terbesar di tahun 1996, sistem kelembagaan guna mendukung Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di Dunia mulai dirintis. Melalui Perpres No. 77/ dibentuk Dewan Kelautan Nasional dengan Ketua Dewan Presiden Soeharto dan Ketua Harian adalah Menko Polkam Soesilo Soedarman, beranggotakan 15 Menteri plus Panglima ABRI. Ini merupakan inisatif Pemerintah untuk Bangsa Indonesia kembali bahwa laut tanpa riset, tanpa ilmu pengetahuan dan tanpa teknologi hanyalah hamparan air yang berwarna biru, maka implementasi UNCLOS 1982 dimulai dengan pendekatan riset dan iptek. Inventarisasi keanekaragaman hayati laut Indonesia digencarkan. Lalu, posisi geotektonik wilayah Nusantara, yang merupakan tumbukan tiga lempeng tektonik, utamanya tumbukan di laut, mulai dikaji lebih selain bencana alam, tumbukan tiga lempeng tektonik tadi menjadikan wilayah Nusantara kaya mineral, minyak dan gas bumi, terutama di tumbukan tiga lempeng tektonik ini memunculkan gempa bumi, tsunami dan erupsi gunung api. Namun, selain bencana alam, tumbukan tiga lempeng tektonik tadi menjadikan wilayah Nusantara kaya mineral, minyak dan gas bumi, terutama di lagi kondisi oseanografis lautan Indonesia yang berada di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, membuat arus lintas Indonesia bisa memicu variabilitas iklim, seperti El Nino dan La Nina, melalui hipotesa Arus Lintas Indonesia Arlindo dan Indian Ocean Dipole IOD.Pendekatan ilmiah tadi akhirnya dituangkan kedalam Deklarasi Benua Maritim Indonesia, ditanda tangani oleh Menko Polkam Selaku Ketua Harian Dewan Kelautan Nasional, Menristek selaku Ketua Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia, Gubernur Lemhannas dan Deputi BPPT untuk pengembangan kekayaan alam, pada Konvensi Benua Maritim Indonesia, di Makassar, 18 Desember BPPT Awak tim pelayaran Indonesia Prima mempersiapkan penempatan buoy Rama di Samudra Hindia, yakni di perairan Luar Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia sebelah barat Sumatera sekitar Lintang 0 derajat dan Lokasi di 90 derajat Bujur Timur, Rabu 6/5. Data-data dari buoy Rama bermanfaat untuk perbaikan prediksi cuaca dan iklim di Indonesia. ARSIP BPPTSaat Presiden Abdurrachman Wahid membentuk Kementerian khusus yang mengurusi kelautan, maka yang dibentuk adalah Departemen Eksplorasi Laut 1999, karena ini merupakan implementasi dari UNCLOS 1982 dengan pendekatan ilmiah, jadi yang diutamakan adalah eksplorasi kelautannya. Baru kemudian komponen sub-sektor perikanan ditambahkan, menjadi Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga sekarang Habibie memprioritaskan laut dengan mencanangkan Deklarasi Bunaken 1999, Presiden Megawati mencanangkan Seruan Sunda Kelapa 2001, sedang Presiden Yudhoyono bahkan mencanangkan Manado Ocean Declaration 2009, Coral Triangle Initiative 2009 dan memperkenalkan Blue Economy pada KTT Rio + 20 di Brazil 2012.Sebagai tokoh Dunia yang dipilih Sekjen PBB untuk menyusun Sustainable Development Goals SDGs, Presiden Yudhoyono bahkan berhasil memasukkan unsur laut dan sumberdaya kelautan kedalam Goal dari SDGs yang ditetapkan PBB pada 2015 beragam kelembagaan dan regulasi tentang kelautan dan perikanan terbentuk, berupa UU Tentang Kelautan, UU Tentang Perikanan dan UU Tentang Pesisir dan Pulau Pulau Kecil maka sejak Oktober 2014, Presiden Jokowi mencanangkan Indonesia Poros Maritim Dunia, sekaligus membentuk Kementerian Koordinator Deklarasi Djoeanda 13 Desember 1957 perlu terus Perpres Tentang Kebijakan Kelautan Indonesia diterbitkan, sedang untuk memacu industri perikanan Nasional, disediakan Inpres Melalui kebijakan kelautan Indonesia tadi, ditetapkan pula rencana aksi yang harus dievalusi setiap enam bulan dengan sasaran sasaran terukur. Harus pula diinventarisasi kendala-kendala yang Deklarasi Djoeanda 13 Desember 1957 perlu terus dibangkitkan. Harus selalu disadarkan kepada kita semua bahwa Indonesia adalah Negara Kepulauan terbesar di Dunia memiliki lebih dari pulau, berpenduduk 265 juta jiwa, dengan segala potensi sumberadaya kelautan yang sangat besar. Jangan sampai urusan Kelautan yang besar ini terdegradasi hanya pada soal alat tangkap cantrang saja, apalagi hanya soal urusan ekspor benur lobster semata.Indroyono Soesilo, Menko Kemaritiman RI, 2014 – 2015